Untitled DocumentUntitled Document
 
     
Untitled Document
   
  Untitled Document
  Testimonial Wakil Rektor I >
  Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dewasa ini, kita dihadapkan pada banyak persoalan pergeseran budaya yang krusial, satu diantaranya adalah semakin menguatnya konflik yang secara langsung ataupun tidak langsung dapat mengancam integrasi nasional. Salah satu corak kekuatan yang dengan keras menampilkan diri mengancam integrasi nasional yakni konflik yang bersifat vertikal seperti Republik Maluku Utara (RMS), Konflik Papua.....(selanjutnya)

  Berita >
 
  • Biaya Pendidikan Akan Dibatasi
  •  
  • Posdaya binaan IPB dijadikan studi sejumlah negara
  •  
  • Wamendikbud: Pendidikan di Papua Tak Maksimal
  •  
  • Usman Rianse Ketua Forum Rektor Indonesia 2012
  •  
  • SNMPTN Diperluas Lewat Jalur Undangan


  •   Artikel >
     
  • Biaya Pendidikan Akan Dibatasi
  •  
  • Posdaya binaan IPB dijadikan studi sejumlah negara
  •  
  • Wamendikbud: Pendidikan di Papua Tak Maksimal
  •  
  • Usman Rianse Ketua Forum Rektor Indonesia 2012
  •  
  • SNMPTN Diperluas Lewat Jalur Undangan


  •   Agenda Kampus >
     
  • Jadwal Akademik 2011-2012
  •  
  • Data Prestasi IKIP PGRI MADIUN Tahun 2010
  •  
  • Pagelaran Tari dan Hias Tumpeng (PGSD)
  •  
  • Kursus Mahir Dasar GP Pangkalang
    IKIP PGRI Madiun
  •  
  • Penerimaan Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru SD


  •   Link Penting >
     
  • DIKTI
  •  
  • E-Jurnal
  •  
  • E-Learning
  •  
  • EPSBED

  •   Penjaminan Mutu
     
  • Sistem Penjaminan Mutu Internal
  •  
  • Sistem Akreditasi BAN
  •  
  • Relevansi dan Kualitas
  •  
  • Peringkat Perguruan Tinggi

  •   Program Hibah
     
  • Hibah Penelitian
  •  
  • PHK-I
  •  
  • I-MHERE
  •  
  • PHK-PKPD
  •  
  • PHP-PTS

  •   

    IKIP PGRI MADIUN
    • Program Pendidikan
    • Kurikulum
    • Sistem Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengajaran
    • Pindah Program Studi
    • Unsur Penunjang Akademik
     
    • Program Studi
    • Program Gelar
    • Program Transfer
     
    • Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)
    • Fakultas Pendidikan Ilmu Pendidikan Sosial (FPIPS)
    • Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS)
    • Fakultas Pendidikan Matematika dan IPA (FPMIPA)
    • Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK)
     
    • Jurusan Bimbingan Konseling
    • Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar
    • Jurusan Pendidikan Guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)

    Untitled Document

    A. Sejarah Singkat

    Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi IKIP PGRI Madiun didirikan oleh Yayasan PGRI Daerah VIII Jawa Timur dengan Akte Pendirian oleh Notaris Anwar Nahayudi No. 44 tanggal 23 Nopember 1986. Setahun kemudian tepatnya 23 Mei 1987 mendapat status terdaftar dari Kopertis Wilayah VI No. 0105/ Q/1987 . Status tersebut bertahan sampai dengan tahun 2000 karena pada saat itu prodi Bimbingan dan Konseling ini meningkat statusnya menjadi program studi terakreditasi berdasarkan Keputusan BAN PT Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 019/BAN-PT/Ak-IV/VIII/2000, tanggal 10 Agustus 2000.

    B. Visi Program Studi :

    Menjadi Program Studi yang termuka di kawasan regional dalam menyiapkan Tenaga konselor yang terampil, peka terhadap perkembangan pribadi dan mampu menyesuaikan diri serta memiliki kesadaran tenatng makn bimbingan. Secara realistis diharapkan meiliki keunggulan kompetetif dan berkualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat regional dan nasional.

    C. Misi Program Studi

    • Menyelenggarakan pendidikan yang unggul untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas
    • Mengembangkan manajemen program studi dalam menumbuhkan suasana akademis yang kondusif terhadap penularan dan pengembangan kompetensi ilmu pendidikan dan pengajar an, membimbing dan praktik konseling di dalam dan di luar sekolah.
    • Mengembangkan penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan inovatif- kreatif untuk dapat menguasai dan mengembangkan kemampuan dasar ilmu pendidikan dan pengjajaran serta pengetahuan bimbingan dan kons e ling.
    • Mengembangkan dan menjaga nilai, etika dan moral akademis dalam usaha meningkatkan peran masyarakat akademis untuk pertumbuhan pembangunan

    D. Tujuan Program Studi

    • Menghasilkan guru BK atau konselor yang trampil melak sanakan tugas baik di sekolah maupun di luar sekolah .
    • Menghasilkan guru BK atau Konselor yang peka terhadap perkembangan permasalahan yang terjadi di masyarakat terutama yang terjadi di sekolah.
    • Menghasilkan guru BK atau Konselor yang mampu membantu memecahkan permasalahan yang terjadi di masayarakat dan sekolah.

    E. Sasaran :

    Sasaran PS menghasilkan tenaga Konselor sekolah untuk tingkat SD, SLTP/SMP, SLTA (SMA, SMK), dan di luar sekolah.

    F. Kegiatan Belajar Mengajar

    Perkuliahan

    Mahasiswa baru yang telah melaksanakan herregristasi (daftar ulang) , awal masuk kuliah diharuskan mengisi KRS (kartu rencana Studi). Perkuliahan dilaksanakan sebanyak 8 semester dan pengambilan SKS tiap semester antara 18 sks sampai dengan 20 sks . Setelah tatap muka sebanyak 50 % atau setara dengan 2 bulan ( 8 Minggu) mahasiswa mengisi KRU (Kartu Rencana Ujian) dan melaksanakan UTS (Ujian tengah semester). Pada akhir semester mahasiswa melaksanakan UAS (Ujian Akhir Semester). Setelah pelaksanaan UAS mahasiswa mendapat KHS (Kartu Hasil Studi).

    Kurikulum

    Jumlah keseluruhan satuan kredit semester (sks) yang harus ditempuh oleh mahasiswa S1 sampai dengan lulus adalah 150 sks. Jumlah sks tersebut disebar dalam komposisi sebagai berikut:

    No Kelompok Mata Kuliah Jumlah sks Jumlah
    Kurnas
    Lokal
    1 MKU 16 10 26
    2
    MKDK
    13
    -
    13
    3
    MKK 1 (Bidang Studi)
    88
    -
    88
    4
    MKK 2 (PBM)
    15
    -
    15
    5
    MKP
    -
    8
    8
    Jumlah
    132
    18
    150
     

    Untitled Document

    A. Sejarah

    Program Studi S1 PGSD adalah program studi baru yang ada di IKIP PGRI Madiun dengan izin penyelenggaraan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 1924/D/T/2007 tanggal 19 Juli 2007. dan ijin perpanjangan penyelenggaraan program studi PGSD S-1 Nomor: 3058/D/T/K-VII/2009 tanggal 30 Juli 2009. Saat ini sudah terakreditasi dengan nomor: 020/BAN-PT/Ak-XIII/S1/IX-2010. Penyelenggaraan S1 PGSD didasarkan pada kenyataan bahwa kebutuhan tenaga kependidikan di Sekolah Dasar ( Guru SD) sangat diperlukan. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyebutkan bahwa untuk menjadi seorang guru, diwajibkan berijazah S1 atau D4, sehingga kehadiran Program S1 PGSD IKIP PGRI Madiun sangat diperlukan karena dapat membantu para lulusan SMA atau yang sederajat untuk menjadi guru sekolah dasar.

    B. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran/Target

    1. Visi

    Menjadi pusat pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan di bidang pendidikan dasar yang unggul di tingkat nasional yang mampu menanggapi kebutuhan masyarakat dan kehidupan global.

    2. Misi

    • Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk mencetak tenaga pendidik di SD yang berkualitas dan profesional.
    • Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk mencetak tenaga pendidik di SD yang mampu mengembangkan dan mengaplikasikan berbagai disiplin ilmu, menyelenggarakan penelitian untuk mengkaji dan mengembangkan disiplin ilmu ke-SD-an
    • Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran untuk mencetak tenaga pendidik di SD yang mampu mengembangkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang pendidik di SD.

    3. Tujuan

    Tujuan program studi PGSD adalah menghasilkan lulusan yang profesional dan memiliki kemampuan kompetetif dalam bidang ke-SD-an, serta mampu mengembangkan bidang ilmunya dan menyesuaikan dengan berbagai situasi dan perubahan.

    4. Sasaran/Target:

    Dihasilkannya lulusan yang memiliki :

    • IPK sama dengan atau lebih besar dari 3,00.
    • Menguasai kompetensi lima bidang studi pokok di SD (Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, IPS, dan Pendidikan Kewarganegaraan) serta bidang ilmu penunjang di SD (Bahasa Jawa di SD, Bahasa Inggris di SD, dan Seni Budaya dan Ketrampilan di SD).
    • Masa tunggu untuk mendapat pekerjaan dengan waktu paling lama 6 bulan.
    • Masa studi paling lama 4,5 tahun.
    • Menguasai teknologi informasi.
    • Memiliki soft skill yang tinggi (kemauan bekerja keras, motivasi tinggi, tidak putus asa, dan sabar).

    Dosen:

    • Dihasilkannya laporan penelitian ilmiah dalam bidang ke-SD-an minimal 1 buah/tahun/dosen.
    • Dihasilkannya laporan kegiatan pengabdian pada masyarakat minimal 1 buah/tahun/dosen.
    • Dihasilkannya karya ilmiah dosen berupa buku/diktat minimal 1 buah/tahun/dosen.
    • Dihasilkanyya laporan kegiatan workshop/seminar dalam bidan pendidikan dasar minimal 1 buah/tahun/dosen.
    Program Studi :
    • Terwujudnya pengelolaan program studi yang transparan, berkelanjutan, dan akuntabel.
    • Terwujudnya sistem adminstrasi yang baik (semua terdokuemnasi dengan baik dan rapi).

    5. Strategi:

    • Mengelola program studi yang transparan, akuntabel, kredibel, dan adil.
    • Mengembangkan suasana akademis yang kondusif yang memungkinkan mahasiswa, dosen dan karyawan dapat bekerja secara optimal sesuai dengan fungsi masing-masing.
    • Menjalin kerja sama yang saling menguntungkan baik secara finansial, sarana dan prasarana dan SDM dengan berbagai npihak baik di dalam maupun di luar kampus.
    • Mengembvangkan sistem penjaminan mutu yang memungkinkan semua unit dapat bekerja dengan baik dan optimal.
     

    Untitled Document

    A. Sejarah

    Sejarah Program Studi PG PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP PGRI Madiun tidak terlepas dari sejarah induknya, yaitu sejarah IKIP PGRI Madiun. Pada tahun 1960-an, IKIP Negeri Malang membuka cabang di Madiun yang dikenal dengan nama IKIP Negeri Malang Cabang Madiun. IKIP Negeri Malang Cabang Madiun ini berkembang cukup baik, namun karena ada sesuatu hal pada tahun 1968 ditutup. Para dosennya ada yang kembali ke Malang dan ada yang masih tetap di Madiun Para dosen IKIP Negeri Malang yang tetap di Madiun berinisiatif untuk mendirikan perguruan tinggi dengan nama IKIP Daerah Madiun. Mereka yaitu Drs. Mudjiono dan Drs. R. Soekarman. Guna mewujudkannya, beliau berdua melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat dan pemerintah daerah. Gayung bersambut, masyarakat memberi respon yang positif, begitu juga halnya dengan Pemerintah Kotamadya Madiun. Agar lebih efektif pembentukan perguruan tinggi di Madiun, maka perlu dibentuk sebuah yayasan yang menaunginya yaitu YAPPERTIM (Yayasan Pembina Perguruan Tinggi Madiun) pada tahun 1969.

    Sebagai suatu perguruan tinggi, status merupakan hal yang harus dimiliki sebagai simbul legalitas akan kewenangan-kewenangan, hak dan kewajibannya sehingga masyarakat memberi kepercayaan terhadap lembaga tersebut. Hal tersebut sejalan juga dengan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia yang menyatakan, bahwa perguruan tinggi swasta yang sudah memiliki status terdaftar yang diperbolehkan mengadakan ujian sendiri. Untuk itu YAPPERTIM berjuang untuk mendapat status. Perjuangan untuk mendapatkan status IKIP Daerah Madiun dimulai dengan mengintegrasikan diri dengan IKIP Sarmidi Mangunsarkoro yang berpusat di Malang dan namanya berganti menjadi IKIP Sarmidi Mangunsarkoro pada tahun 1974. Usaha IKIP Sarmidi Mangunsarkoro belum menghasilkan status yang diharapkan, sebab pemerintah sulit untuk memberikan ijin operasional. Selanjutnya IKIP Daerah Madiun menginduk ke IKIP Negeri Surabaya, terutama dalam pelaksanaan ujian negara.

    Pada tahun 1975 IKIP Sarmidi Mangunsarkoro di Madiun oleh YAPPERTIM diserahkan kepada Pengurus Daerah VIII PGRI Jawa Timur dan dibina oleh Yayasan Pembina Pendidikan Penguruan Tinggi Daerah VIII PGRI Jawa Timur. Nama IKIP Sarmidi Mangunsarkoro di Madiun mulai tanggal 5 Juni 1975 diubah dan diberi nama IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun. Akhirnya tanggal perubahan dan penetapan nama tersebut oleh pengelola IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun ditetapkan sebagai hari Dies Natalis IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun. Dengan status terdaftar, IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun semakin mendapat perhatian dan kepercayaan masyarakat Madiun dan sekitarnya. Ditunjukkan dengan dibukanya program studi baru, satu diantaranya adalah Program Studi PG PAUD yang ditetapkan dalam sebuah Surat Keputusan Dirjen DIKTI Kemendikbud RI NO.22/E/O/2012 pada tanggal 13 Januari 2012. Adapun yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Pendidikan Guru PAUD adalah Drs. Ibnu Mahmudi, MM (2012-sekarang)

    B. Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran/Target

    1. Visi

    Menjadi pusat pengembangan pendidikan yang unggul dan menghasilkan tenaga pendidik dan kependidikan di bidang Pendidikan Anak Usia Dini yang cerdas, kompetitif, bermartabat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

    2. Misi

    • Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran PAUD yang berorientasi pada kemandirian mahasiswa dalam megembangkan potensinya
    • Menyelenggarakan penelitian dan meningkatkan penguasaan dasar-dasar penelitian dan ketrampilan di bidang pendidikan PAUD
    • Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
    • Mengembangakan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
    • Melakukan penataan manajemen yang berorientasi pada tata kelola yang sehat dan dinamis
    • Menjalin kerjasama dengan pihak lain yang saling menguntungkan

    3. Sasaran/Target:

    Dihasilkannya lulusan yang memiliki :

    • Menghasilkan lulusan yang cerdas dan bermartabat serta memiliki kompetensi paedagogik, profesional, kepribadian dan sosial
    • Menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan ipteks
    • Menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat yang bermutu dalam rangka memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional
    • Menghasilkan situasi dan kondisi kerja yang terencana, terorganisir, produktif, efektif, efesien dan terpercaya untuk menjamin keberlanjutan institut
    • Mengasilkan sistem manajemen yang transparan dan akutabel
    • Memiliki soft skill yang tinggi (kemauan bekerja keras, motivasi tinggi, tidak putus asa, dan sabar)
    • Menghasilkan kerjasama dengan pihak lain yang produktif dan saling menguntungkan bagi Program Studi Pendidikan
     

     
    • Jurusan Pendidikan Ekonomi Akuntansi
    • Jurusan Pendidikan Ekonomi Koperasi
    • Jurusan Pendidikan Sejarah
    • Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    Untitled Document

    Visi Program Studi :

    Menjadi Program Studi yang termuka di kawasan regional dalam menyiapkan tenaga pendidik Pendidikan Akuntansi yang memiliki keunggulan kompetetif dan kualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat regional dan nasional.

    Misi Program Studi :

    • Menyelenggarakan pendidikan yang unggul untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas.
    • Mengembangkan manajemen program studi dalam menumbuhkan suasana akademis yang kondusif terhadap penularan dan pengembangan kompetensi mengajar akuntansi
    • Mengembangkan penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan inovatif-kreatif untuk dapat menguasai dan mengembangkan kemampuan dasar keguruan dan pengetahuan akuntansi.
    • Mengembangkan dan menjaga nilai, etika dan moral akademis dalam usaha meningkatkan peran masyarakat akademis untuk pertumbuhan pembangunan

    Tujuan Program Studi :

    • Menghasilkan guru bidang studi Pendidikan Akuntansi yang memiliki ketrampilan mengajarkannya.
    • Menghasilkan guru yang peka terhadap perkembangan perekonomian serta gejala yang terjadi dalam masyarakat.
    • Menghasilkan guru yang mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan perekonomian bangsa Indonesia dengan memiliki kesadaran jiwa pendidik yang tinggi sebagai panutan anak didik

    Struktur organisasi Program Studi Pendidikan Akuntansi:

    Struktur organisasi program studi terdiri dari: ketua, sekretaris, kelompok dosen,. Ketua memimpin seluruh penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi. pengelolaan organisasi dan sumber daya, dan bertanggung jawab kepada dekan. Sekretaris membantu ketua dalam menyiapkan pemikiran, menghimpun dan mencatat data; Untuk penyelesaian tugas, program studi bekerja sama dengan unit-unit terkait. Dosen melaksanakan tridharma perguruan tinggi dan pembimbingan kepada mahasiswa.

    Mekanisme tata pamong integral dalam mekanisme institut di mana kebijakan rektoriat didelegasikan ke fakultas, fakultas berkoordinasi dengan program studi. Gagasan/usulan program studi didiskusikan ditingkat fakultas, fakultas meneruskan ketingkat rektoriat untuk mendapatkan persetujuan. Ketua mempunyai hak untuk mengembangkan jurusannya sesuai dengan kebijakkan fakultas/ lembaga.

    Kurikulum :

    Jumlah keseluruhan satuan kredit semester (sks) yang harus ditempuh oleh mahasiswa S1 adalah 150 sks. Jumlah sks yang harus ditempuh tersebut disebar dalam komposisi sebagai berikut:

    No
    Kelompok Mata Kuliah
    Jumlah sks
    Jumlah
    Kurnas
    Lokal
    1
    MKPK
    10
    10
    20
    2
    MKDK
    13
    -
    13
    3
    MKK 1 (Bidang Studi)
    61
    40
    101
    4
    MKK 2 (PBM)
    12
    -
    12
    5
    MKP
    -
    4
    4
    Jumlah
    96
    54
    150
     

    Untitled Document

    A. Sejarah Singkat

    Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi IKIP PGRI Madiun didirikan oleh Yayasan PGRI Daerah VIII Jawa Timur dengan Akte Pendirian oleh Notaris Anwar Nahayudi No. 44 tanggal 13 Nopember 1975. Setahun kemudian tepatnya 17 Mei 1976 mendapat status terdaftar dari Kopertis Wilayah VI No. 85/I/76. Empat belas tahun kemudian statusnya naik menjadi diakui. Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0603/O/1990 tanggal 13 September 1990, dan saat ini merupakan satu-satunya program studi sejenis di Karesidenan Madiun yang terakreditasi berdasarkan Keputusan BAN PT Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 019/BAN-PT/Ak-IV/VIII/2000. Kemudian surat Keputusan BAN PT Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nomor No.003/BAN- PT/Ak.VI/S1 /II/2003 Tanggal 17-02-2003.

    B. Visi Program Studi :

    Menjadi Program Studi yang termuka di kawasan regional dalam menyiapkan Tenaga pendidik Pendidikan Ekonomi Koperasi yang memiliki keunggulan kompetetif dan kualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat regional dan nasional.

    C. Misi Program Studi

    • Menyelenggarakan pendidikan yang unggul untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas.
    • Mengembangkan manajemen program studi dalam menumbuhkan suasana akademis yang kondusif terhadap penularan dan pengembangan kompetensi mengajar Ekonomi Koperasi
    • Mengembangkan penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan inovatif- kreatif untuk dapat menguasai dan mengembangkan kemampuan dasar keguruan dan pengetahuan perkoperasian.
    • Mengembangkan dan menjaga nilai, etika dan moral akademis dalam usaha meningkatkan peran masyarakat akademis untuk pertumbuhan pembangunan

    D. Tujuan Program Studi

    • Menghasilkan guru bidang studi Pendidikan Ekonomi koperasi yang memiliki ketrampilan mengajarkannya.
    • Menghasilkan guru yang peka terhadap perkembangan perekonomian serta gejala yang terjadi dalam masyarakat.
    • Menghasilkan guru yang mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan perekonomian bangsa Indonesia dengan memiliki kesadaran jiwa pendidik yang tinggi sebagai panutan anak didik

    E. Kegiatan Belajar Mengajar

    • Mahasiswa baru yang telah melaksanakan herregristasi, awal masuk kuliah diharuskan mengisi KRS (kartu rencana Studi). Perkuliahan dilaksanakan sebanyak 8 semester antara 18 sks sampai dengan 20 sks pada tiap semester. Setelah tatap muka sebanyak 50 % mahasiswa mengisi KRU (kartu rencana Ujian) dan melaksanakan UTS (Ujian tengah semester). Pada akhir tatap muka mahasiswa melaksanakan UAS (Ujian Akhir Semester). Setelah pelaksanaan UAS mahasiswa mendapat KHS (Kartu Hasil Studi).
    • Kurikulum
      Jumlah keseluruhan satuan kredit semester (sks) yang harus ditempuh oleh mahasiswa S1 sampai dengan lulus adalah 150 sks. Jumlah sks tersebut disebar dalam komposisi sebagai berikut:
    No
    Kelompok Mata Kuliah
    Jumlah sks
    Jumlah
    Kurnas
    Lokal
    1.
    MKU
    10
    10
    20
    2.
    MKDK
    13
    -
    13
    3.
    MKK 1 (Bidang Studi)
    61
    40
    101
    4.
    MKK 2 (PBM)
    12
    -
    12
    5
    MKP
    -
    4
    4
    Jumlah
    96
    54
    150
     

    Untitled Document

    A. SEJARAH SINGKAT PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH

    Sejarah Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial IKIP PGRI Madiun tidak terlepas dari sejarah induknya, yaitu sejarah IKIP PGRI Madiun. IKIP PGRI Madiun dirintis mulai tahun 1971 oleh Yayasan Pembina Perguruan Tinggi Madiun (YAPPERTIMA) dengan nama IKIP DAERAH MADIUN. Dalam memperjuangkan IKIP DAERAH MADIUN ini pada tahun 1974 melakukan konfederasi dengan IKIP Sarmidi Mangun Sarkoro yang berpusat di Malang dan berganti nama IKIP Sarmidi Mangun Sarkoro di Madiun. Konfederasi ini belum pula memberikan status. Akhirnya pada tahun 1975 IKIP Sarmidi Mangun Sarkoro di Madiun ini oleh YAPPERTIMA diserahkan kepada Pimpinan Daerah PGRI VIII Jawa Timur untuk dibina, kemudian namanya berganti menjadi IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun. Berkat perjuangan yang tidak kenal lelah, maka pada tahun 1975 berdasarkan Akte Notaris Anwar Nahayudi No. 44 tanggal 13 Nopember 1975 mengusulkan status. Setahun kemudian tepatnya 17 Mei 1976 mendapat status terdaftar dari Kopertis Wilayah VI No. 85/I/76.
    IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tanggal 18 Pebruari 1985 diakui sebagai IKIP yang mandiri dengan nama IKIP PGRI Madiun, yang dibina oleh Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI Kotamadya Madiun (YPLP PT PGRI Kotamadya Madiun). Yayasan ini didirikan dengan Akta Notaris R. N. Sinulingga, SH., tanggal 31 Mei 1985 No. 103 dan bertanggung jawab langsung kepada Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI Pusat di Jakarta. Di dalam perkembangan selanjutnya kemandirian dan status terdaftar IKIP PGRI Madiun itu dikuatkan lagi dengan SK Mendikbud No. 0395/O/1986 tanggal 25 Mei 1986.
    Dengan demikian Program Studi Pendidikan Sejarah IKIP PGRI Madiun secara yuridis formal didirikan oleh Yayasan PGRI Daerah VIII Jawa Timur dengan Akte Notaris Anwar Nahayudi No. 44 tanggal 13 Nopember 1975. Setahun kemudian tepatnya 17 Mei 1976 mendapat status terdaftar dari Kopertis Wilayah VI No. 85/I/76. Empat belas tahun kemudian statusnya naik menjadi diakui. Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0603/O/1990 tanggal 13 September 1990.
    Seiring dengan adanya perubahan yang fundamental dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia, terutama dalam mengaselarsi dan adaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta perubahan ekspektasi masyarakat terhadap peranan perguruan tinggi dalam merintis masa depan bangsa dan negara, maka perguruan tinggi dituntut untuk mampu membuktikan mutu yang tinggi yang didukung oleh akuntabilitas yang baik. Oleh karena itu pemerintah dalam hal ini menteri Pendidikan dan kebudayaan mengadakan program akreditasi perguruan tinggi secara nasional yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT). Untuk itu Program Studi Pendidikan Sejarah mengajukan usulan untuk diakreditasi, dan hasilnya sebagai berikut :l
    1. Nilai C dengan Nomor : 002/BAN-PT/Ak-II/XII/1998, Tanggal 22 Desember 1998
    2. Nilai B dengan Nomor : 004/BAN PT/Ak.V/S1/IV/2002, Tanggal 5 April 2002
    3. Nilai B dengan Nomor : 010/BAN-PT/Ak-X/S1/V/2007, Tanggal 19 Mei 2007


    B. VISI, MISI, DAN TUJUAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH

    1. Visi
    Mewujudkan program studi yang handal dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang kependidikan sejarah yang profesional dan memiliki kemampuan kompetetif dalam peningkatan kualitas hidup dan kehidupannya di tingkat regional.

    2. Misi
    Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka menghasilkan lulusan yang profesional dan memiliki kemampuan kompetetif dalam pendidikan sejarah, serta mampu melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

    3. Tujuan
    Menghasilkan sarjana Pendidikan Sejarah yang memiliki kualifikasi, kompetensi dan professional seperti yang dirumuskan pada tujuan IKIP PGRI Madiun dan memiliki kekhasan kemampuan pengetahuan dasar tentang sejarah secara komprehensif, mantap dan mendalam, sehingga dapat menerapkan dan mengembangkan bidang studi tersebut, serta menyesuaikan dengan berbagai situasi dan perubahan.

     

    Untitled Document

    A. Sejarah Singkat Program Studi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan

    Program studi Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) IKIP PGRI Madiun berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan No.070/O/1985 tertanggal 18 februari 1985 mendapatkan status terdaftar. Lima tahun kemudian statusnya naik menjadi diakui. Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0603/O/1990 tanggal 13 September 1990.

    Dalam perkembangannya berdasarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 104/DIKTI/Kep/1990 tentang Penataan Program Studi Jenjang Pendidikan Program Sarjana ( SI ) terdapat perubahan nama program studi Pendidikan Moral Pancasila ( PMP ) menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ( PPKn )

    Seiring pula dengan perkembangan dan tuntutan pemerintah dan masyarakat, program studi PPKn meningkatkan statusan menjadi terakreditasi yang pertama pada tahun 2000 dengan berdasarkan SK. BAN- PT Depdiknas RI Nomor :019/ BAN- PT/ AK-IV/VIII/2000. tanggal 10 Agustus 2000, sebagai program studi Terakreditasi dengan nilai C

    Selanjutnya pada tahun 2003 dengan berdasarkan SK. BAN- PT Depdiknas RI Nomor : 003/BAN-PT/AK-VI/II/2003. tanggal 17 Pebruari 2003, sebagai program studi Terakreditasi dengan nilai B dengan masa 5 ( lima ) tahun. Pada tanggal 18 April 2008 berdasarkan SK. BAN-PT DEPDIKNAS RI NOMOR : 001/BAN-PT/Ak-XI/S1/IV/2008 Prodi PPKN masih bisa mempertahankan dengan mendapatkan nilai B.

    B. Visi, Misi Dan Tujuan

    Visi :

    Menjadi program studi yang terkamuka di kawasan regional dalam menyiapkan guru PPKn yang memiliki keunggulan kompetitif dan berkualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat regional dan nasional.

    Misi :

    • Menyelenggarakan pendidikan yang unggul untuk lulusan yang berkualitas.
    • Mengembangkan manajemen program studi dalam menumbuhkan suasana akademis yang kondusif terhadap penularan dan pengembangan kompetensi mengajar PPKn.
    • Mengembangkan penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan inovati- kreatif untuk dapat menguasai dan mengembangkan kemampuan dasar keguruan dan pengetahuan PPKn.
    • Mengembangkan dan menjaga nilai, etika dan moral akademis dalam usaha meningkatkan peran masyarakat akademis untuk pertumbuhan pembangunan.

    Tujuan :

    • Menghasilkan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan yang memiliki ketrampilan untuk mengajarkannya
    • Menghasilkan guru yang peka terhadap perkembangan perekonomian, politik, dan hukum yang terjadi dalam masyarakat dan negara Indonesia
    • Menghasilkan guru yang mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan perekonomian, politik, dan hukum, memiliki kesadaran jiwa pendidik yang tinggi sebagai panutan anak didik
     

     
    • Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
    • Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris

    Untitled Document

    A. VISI PROGRAM STUDI

    Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah program studi yang mengkaji dan mengembangkan ilmu pendidikan bidang bahasa dan sastra Indonesia, dikelola berdasarkan sistem pendidikan tinggi agar dapat mencetak tenaga guru bahasa dan sastra Indonesia yang berkualitas dan menguasai pengetahuan dan keterampilan mengajar secara professional, serta memiliki sikap positif terhadap pembinaan dan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia.

    B. MISI PROGRAM STUDI

    Sesuai visi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mempunyai misi mendorong terciptanya suasana akademis yang memungkinkan terwujudnya sistem pendidikan tinggi yang baik, budaya kerja sinergis sebagai wujud pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, sehingga program studi dapat mencetak calon-calon guru dan ilmuwan di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia yang professional dan memiliki keunggulan kompetitif serta berkualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat lokal, regional, maupun nasional.

    C. TUJUAN PROGRAM STUDI

    • Mengembangkan kurikulum fleksibel yang menyediakan mata kuliah-mata kuliah unggulan dengan mengacu pada kerangka pengembangan pendidikan tinggi jangka panjang agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
    • Membina akuntabilitas, peningkatan kualitas yang berkesinambungan, dan evaluasi dalam segala aspek kegiatan.
    • Menerapkan pola kepemimpinan yang partisipatif-demokratik dalam semangat kebersamaan dan kemitraan dalam berbagai bentuk kegiatan.
    • Mengembangkan sistem kerja/organisasi kerja kelembagaan yang professional yang memungkinkan tumbuhnya kemandirian dan fleksibilitas agar tercapai efektivitas dan efisiensi kerja.
    • Menegakkan pengendalian mutu, layanan, dan kualitas lulusan dengan mengacu pada: (a) sistem pengawasan internal, (b) peraturan pemerintahan dan (c) mekanisme kebutuhan masyarakat.
    • Mengembangkan pola kerja sama saling menguntungkan dengan berbagai lembaga baik secara internal maupun eksternal dalam rangka memperkuat jaringan pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi.
    • Mengembangkan sikap kehidupan kampus yang sesuai dengan etika berbangsa dan bernegara, sebagai kekuatan perekat bangsa.
    • Mengembangkan suasana akademis yang sehat agar terjadi peningkatan kinerja, sehingga kontribusi ketiga aspek Tridharma Perguruan Tinggi lebih berbobot akademik.

    D. STATUS PROGRAM STUDI

    Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia didirikan dengan SK Nomor 85/I/1976 tanggal 17 Mei 1976. Pada saat ini, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia telah menyandang status terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional, dengan SK Nomor 05353/Ak-VI-S1-003/IKLPMS/II/2003.

    E. KURIKULUM DAN PENYEBARAN MATA KULIAH

    Kurikulum yang berlaku pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Madiun disusun dengan mengacu pada kurikulum nasional. Dengan demikian, penyebaran mata kuliah, tujuan, dan deskripsi setiap mata kuliah telah disesuaikan dengan kurikulum nasional tersebut.

    Untuk membekali para mahasiswa dengan kemampuan yang bersifat praktis agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan lapangan kerja, kurikulum yang berlaku pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia telah diperkaya dengan mata kuliah-mata kuliah muatan lokal yang sangat bermanfaat bagi para mahasiswa.

    Kurikulum yang berlaku tersebut, setiap 3 – 4 tahun sekali diadakan peninjauan dengan mengacu pada: (1) perkembangan paradigma pendidikan/pembelajaran, (2) perkembangan kurikulum nasional, (3) kondisi pasar kerja, dan (4) faktor perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Untuk meraih gelar sarjana strata satu (S1), setiap mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Madiun diwajibkan menempuh 150 sks, dalam waktu kurang lebih 4 tahun yang terbagi dalam 8 semester.

    Mata kuliah-mata kuliah yang terdapat dalam kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dikelompokkan menjadi 4 kelompok, yaitu mata kuliah pengembangan kepribadian (MKPK), mata kuliah dasar kependidikan (MKDK), mata kuliah keahlian (MKK), dan mata kuliah pilihan MKP). Deskripsi dan penyebaran mata kuliah yang dimaksud adalah sebagai berikut:

    No. Kelompok Mata Kuliah Jumlah SKS
    Inti Inst. Prodi Jml.
    1 Pengembangan Kepribadian (MPK) 8 2 2 12
    2 Keilmuan dan Keterampilan (MKK) 13 8 6 27
    3 Keahlian Berkarya (MKB) 60 0 15 75
    4 Perilaku Berkarya (MPB) 14 4 14 32
    5 Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) 0 4 0 4
      Total SKS 95 18 37 150
     

    Untitled Document

    VISI, MISI DAN TUJUAN

    Visi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris adalah sebagai berikut :

    Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris adalah unsur institusi akademik yang mengakaji dan mengembangkan pendidikan dan pengajaran bahasa Inggris yang mampu mencetak tenaga guru bahasa Inggris yang profesional, memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, berwawasan kebangsaan, berbudaya Indonesia, berperan aktif dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia.

    Misi Program Studi

    Misi Program Studi Pendidikan bahasa Inggris adalah mendorong terwujudnya sistem pendidikan tinggi, suasana akademis, dan budaya kerja sinergis sebagai wujud pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, sehingga program studi dapat mencetak calon-calon guru dan ilmuwan di bidang pendidikan bahasa Inggris yang profesional dan memiliki keunggulan kompetitif dan berkualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat regional, nasional maupun internasional.

    Tujuan Program Studi :

    • Mengembangkan kurikulum program studi yang fleksibel dengan menyediakan mata kuliah-mata kuliah unggulan dengan mengacu pada kerangka pengembangan pendidikan tinggi jangka panjang 1996-2005 Dirjen Dikti agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat;
    • Menerapkan paradigma pendidikan tinggi yang memperhatikan akuntabilitas, sustainable quality inprovement, diberlakukannya mekanisme akreditasi/evaluasi dalam segala aspek kegiatan;
    • Menerapkan pola kepemimpinan yang partisipatif-demokratik dalam semangat kebersamaan di berbagai bentuk kegiatan;
    • Mengembangkan sistem kerja/organisasi kerja kelembagaaan yang profesional yang memungkinkan tumbuhnya kemandirian dan fleksibilitas agar tercapai efektivitas & efisiensi kinerja institusi;
    • Menegakkan pengendalian mutu, layanan, dan lulusan dengan mengacu pada :
    • Sistem pengawasan internal, b). peraturan pemerintahan dan c). mekanisme "pasar";
    • Mengembangkan pola kerja sama saling menguntungkan dengan berbagai lembaga baik secara internal maupun eksternal dalam berbagai skala dalam rangka memperkuat jaringan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi;
    • Mengembangkan sikap kehidupan kampus sebagai kekuatan perekat bangsa;
    • Mengembangkan suasana akademis agar terjadi peningkatan kinerja sehingga kontribusi semua komponen pada Tri Dharma Perguruan Tinggi lebih berbobot akademik.
    • Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan mengajar dengan nilai minimal B atau IPK minimal 2,5 dalam masa studi 4 (empat) tahun.
     

     
    • Jurusan Pendidikan Matematika
    • Jurusan Pendidikan Fisika
    • Jurusan Pendidikan Biologi

    Untitled Document

    A. Sejarah Program Studi

    Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun mendapat status terdaftar pada tanggal 18 Februari 1985 berdasarkan SK No. 070/ O/ 1985 yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. DR. Nugroho Noto Susanto. Pada awalnya YPLPPT dan Lembaga IKIP PGRI mendirikan Program Studi Pendidikan Matematika dengan jenjang pendidikan D-3 (setingkat Sarjana Muda).

    Lima tahun kemudian Program Studi Pendidikan Matematika mendapat status diakui berdasarkan SK No. 0603/ O/ 1990 tertanggal 13 September 1990 yang ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan a.n.b. Sekretaris Jendral Bambang Triyantoro. Sejak itu Program Studi Pendidikan Matematika membuka jenjang S-1 ( Sarjana Strata Satu).

    Pada Tahun 1997 Program Studi Pendidikan Matematika mengusulkan akreditasi yang pertama kali dan mendapat nilai D (tidak terakreditasi). Selanjutnya mengusulkan akreditasi kembali pada tahun 1999 dan mendapat nilai C (terakreditasi) berdasarkan SK No. 024/ BAN – PT/ Ak – IV/ IX/ 2000 tertanggal 14 September 2000. Status terakhir Program Studi Pendidikan Matematika adalah terakreditasi dengan nilai C berdasarkan SK BAN – PT Depdiknas RI No. 001/ BAN – PT/ Ak – VI/ S1 / I/ 2003.

    B. Visi, Misi dan Tujuan

    Visi :

    Menjadi program studi yang terkemuka di kawasan regional dalam menyiapkan tenaga Pendidikan Matematika yang memiliki keunggulan kompetitif dan kualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat regional dan nasional.

    Misi

    • Menyelenggarakan pendidikan yang unggul untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas
    • Mengembangkan manajemen program studi dalam menumbuhkan suasana akademis yang kondusif terhadap penalaran dan pengembangan kompetensi mengajar Matematika
    • Mengembangkan penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan inovatif kreatif untuk dapat menguasai dan mengembangkan kemampuan dasar keguruan dan pengetahuan Matematika
    • Mengembangkan dan menjaga nilai, etika dan moral akademis dalam usaha meningkatkan peran masyarakat akademis untuk pertumbuhan pembangunan

    Tujuan

    • Menghasilkan guru bidang studi Matematika yang memiliki ketrampilan mengajar
    • Menghasilkan guru yang peka terhadap perkembangan Matematika dan proses yang terjadi dalam masyarakat
    • Menghasilkan guru yang mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan Matematika dan memiliki kesadaran yang tinggi sebagai panutan anak didik
    C. Status Program studi

    Program Studi Pendidikan Matematika sekarang ini memiliki status terakreditasi dengan nilai C berdasarkan SK BAN – PT Depdiknas RI No. 001/ BAN – PT/ Ak – VI/ S1 / I/ 2003. Istilah terakreditasi dalam hal ini merupakan pengakuan terhadap suatu program studi yang telah memenuhi standart minimal untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. Pengakuan semacam ini diperoleh tidak hanya dari BAN – PT (level nasional) tetapi juga dari Kopertis wilayah VII (level regional). Status ini harus diperbaharui (reakreditasi) sebelum habis masa berlakunya (3 tahun terhitung sejak tahun 2003).

    Dengan status tersebut Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun memiliki landasan yang sangat kuat untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. Hal ini menunjukkan bahwa Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun sudah lulus dari evaluasi yang diselenggarakan baik oleh BAN – PT maupun Kopertis dan memenuhi syarat untuk tetap eksis.

     

    Untitled Document

    Jika ingin versi PDF, anda bisa download di sini
    Jika ingin versi Flash, anda bisa klik di sini
     
    A. Profil Program Studi Fisika
    A.1. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
    Program studi pendidikan Fisika merupakan program studi yang berda dalam ruang lingkup Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Program studi pendidikan Fisika berdasarkan SK no. 070/O/1985 tanggal 18 Februari 1985. Sampai saat ini program studi Pendidikan Fisika sudah terakreditasi BAN-PT dengan no SK 035/BAN_PT/AK/XI/S1/I/2009.
    A.2. KEUNGGULAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
     
    1.
    Dosen-dosen yang memiliki kualifikasi S2 serta lulusan perguruan Tinggi Negeri
    2.
    Sarana dan prasarana perkuliahan yang memadai
    3.
    Laboratorium Fisika dasar, Labororatorium Fisika lanjut (gelombang dan Optik.
    4.
    Internet berkecepatan Tinggi dan Hot Spot Campus Area
    5.
    Perpustakaan
    6.
    Beasiswa yang berprestasi, Mahasiswa kurang mampu dan potongan biaya bagi mahasiswa yang orangtuanya anggota PGRI.
    7.
    ATM BNI dan BTN
         
    B. Program studi pendidikan Fisika memiliki Visi, misi dan tujuan Sebagai berikut :
    B.1. VISI
      Menjadi pusat pengembangan pendidikan fisika yang unggul di tingkat nasional dan menghasilkan calon tenaga pendidik fisika yang cerdas dan bermartabat.
    B.2. MISI
     
    1.
    Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran program studi pendidikan fisika yang berorientasikan pada kemandirian mahasiswa dalam mengembangkan potensinya.
     
    2.
    Menyelenggarakan penelitian untuk meningkatkan penguasaan dasar-dasar penelitian dan keterampilan di bidang program studi pendidikan fisika.
     
    3.
    Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam program studi pendidikan fisika.
     
    IMG_0027.JPG
     
    SAM_1504.JPG
     
    IMG_0029.JPG
    C. PENGELOLA PRGRAM STUDI
      Program Studi pendidikan Fisika dikelola oleh Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi. Ketua dan sekretaris program Studi dibantu oelh Koordinator program.
       
    D. STRUKTUR PENGELOLA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
      a

       
    E. DOSEN PROGRAM STUDI
     
    No. Nama Dosen Tetap Akademik Gelar
    1. Purwandari
    Dra, M.M
    2.
    Sulistyaning Kartikawati
    Ir, M.M
    3. Djoko Nugroho Drs
    4. Padi Sumarto Drs., MM.
    5. Erawan Kurniadi S. Si, M.Pd
    6. Heri Siswaya Drs., M.Pd
    7. Muhamad Nur Drs., M.Pd
    8. Tantri Mayasari S.Pd., M.Pd
    9. Hendrik Hermawan S.Pd, M.Pd
    10. Jeffry Handika S.Si, M.Pd
    11. Yuni Ratnasari S.Si,M.Pd
    12. Farida Huriawati S.Si,M.Si
    13. Mislan Sasono S.Pd.Si
    14. Nunung Khasanah S.Pd, M.Pd
    15. Toni Irawan S. Pd, M.Pd
       
    F.
    Program studi pendidikan fisika juga memperoleh prestasi dalam pengembangan program studi diantaranya :
      1. Hibah DIA bermutu
      2. Penelitian Dosen Muda
      3. Iptek Bagi Masyarakat
      4. Hibah Lesson Study
      5. CO-OP
       
    G. PENGELOLA LABORATORIUM
      Laboratorium Fisika dikelola oleh Ketua laboratorium Fisika. Ketua laboratorium Fisika dibantu oleh kepala unit laboratorium dan laboran.
       
    H. STRUKTUR PENGELOLA LABORATORIUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
     

       
    I. KEUNGGULAN LABORATORIUM PENDIDIKAN FISIKA
      Laboratorium pendidikan fisika memiliki perlalatan fisika dasar lengkap dan sedang mengembangkan laboratorium fisika lanjut. Tetes Minyak milikan, Michelson-Morley, Frank Hertz merupakan beberapa contoh alat yang dimiliki oleh Lab. Program Studi pendidikan Fisika.
       
     
    Foto0503.jpg
     
    Foto0511.jpg
     
    Foto0510.jpg
     
    Foto0514.jpg
       
    J. KEGIATAN MAHASISWA
      Mahasiswa melalui HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) pendidikan fisika melakukan berbagai kegiatan akademik maupun non akademik. Adapun beberapa contoh program yang telah dilaksanan oleh HMPS pendidikan fisika, antara lain :

    1.
    Seminar Nasional
    2.
    Diklat dan Pelatihan PKM
    3.
    Bakti Sosial
    4.
    Studi Banding
    5.
    Olimpiade Fisikan Tingkat SMA
    6.
    Perlombaan Olah raga
    SAM_1528.JPG
    CIMG0885.JPG
     
    Image(011).jpg
    K. PRESTASI MAHASISWA YANG TELAH DIRAIH OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA ANTARA LAIN :
     
    No.
    Nama Kegiatan dan Waktu Penyelenggaraan Tingkat
    (Lokal, Regional, Nasional, atau Internasional
    )
    Prestasi yang Dicapai
    1. Kejurda INKAI Piala Honda ke 4 2010 Sejawa - Bali Juara III
    2. Kejurda Forki Piala Walikota Surabaya 2010 Regional Juara II
    3. Kejurda FORKI Piala WALI KOTA SURABAYA 2009 Regional Juara II
    4. Kejurda INKAI PIALA HONDA KE 3 TAHUN 2009 Regional Juara II Kumite kelas -80 kg
    5. Olimpiade Fisika Tingkat Kopertis VII Regional Juara III
    6. Lomba Media Pembelajaran untuk calon guru yang diselenggarakan oleh Microsoft tahun 2007 Nasional Juara II
       
     
    SAM_1492.JPG
     
    SAM_0589.JPG
     

    Untitled Document

    Visi Program Studi :

    Menjadi Program Studi yang termuka di kawasan regional dalam menyiapkan tenaga pendidik Pendidikan Biologi yang memiliki keunggulan kompetetif dan kualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat regional dan nasional.

    Misi Program Studi

    • Menyelenggarakan pendidikan yang unggul untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas.
    • Mengembangkan manajemen program studi dalam menumbuhkan suasana akademis yang kondusif terhadap penularan dan pengembangan kompetensi mengajar biologi
    • Mengembangkan penelitian, pengabdian masyarakat, dan kegiatan inovatif-kreatif untuk dapat menguasai dan mengembangkan kemampuan dasar keguruan serta Ilmu pengetahuan dan Teknologi
    • Mengembangkan dan menjaga nilai, etika dan moral akademis dalam usaha meningkatkan peran masyarakat akademis untuk pertumbuhan pembangunan

    Tujuan Program Studi :

    • Menghasilkan guru bidang studi Pendidikan Biologi yang memiliki ketrampilan mengajarkannya.
    • Menghasilkan guru yang peka terhadap perkembangan teknologi sehingga bisa menjawab perkembangan IPTEK yang begitu pesat
    • Menghasilkan tenaga yang profesional dalam kewiraswastaan dengan latar belakang ilmu-ilmu biololgi
     

     
    • Pendidikan Teknik Elektro

    Untitled Document

    A. Sejarah

    Program Studi Pendidikan Teknik Elektro IKIP PGRI Madiun keberadaannya atau mendapat status terdaftar berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0105/O/1987 tanggal 23 Pebruari 1987, dan saat ini merupakan satu-satunya program studi Pendidikan Teknik Elektro yang ada di Kopertis Wilayah VII Jawa Timur.

    Program Studi Pendidikan Teknik elektro memberikan perhatian yang serius pada pengadaan tenaga kependidikan teknik elektro yang memiliki keahlian profesional. Hal ini terbukti Program Studi Pendidikan Teknik elektro telah menghasilkan Sarjana Pendidikan Teknik Elektro yang mengabdi di masyarakat melalui lembaga pendidikan dan non pendidikan, baik sebagai PNS, TNI, maupun swasta.

    Program Studi Pendidikan Teknik elektro dikelola oleh Dosen Tetap Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI Kota Madiun.

    Biaya studi relatif ringan apabila dibandingkan dengan PTS lain di Madiun, namun kwalitas terjaga. Selain itu tempat kuliah atau lokasi kampus sangat strategis dan mudah terjangkau dengan kendaran umum.

    B. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Program Studi:

    Visi menjadi PS yang termuka di kawasan regional dalam menyiapkan tenaga pendidik teknik elektro. Misi PS menyelenggarakan pendidikan yang unggul, mengembangkan manajemen PS, mengembangkan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Tujuan menghasilkan tenaga pendidik teknik elektro yang trampil, peka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan mampu menyesuaikan diri serta memiliki kesadaran sebagai panutan anak didik Sasaran PS menghasilkan tenaga pendidik pendidikan teknik elektro atau ketrampilan untuk tingkat SLTP, SLTA dan SMK

    Kekuatan terletak pada kualifikasi, kompetensi dan kewenangan secara komprehensif dan kelemahannya belum mengantisipasi apabila lulusan tidak tersedot di dunia kerja. Peluangnya yakni sebagai satu-satunya PS pendidikan teknik elektro yang ada di Kopertis wilayah VII.
     

    Untitled Document

    Program gelar sarjana Strata Satu (S-1). Gelar ini diperoleh setelah mahasiswa dapat menyelesaikan studi dengan beban 150-160 SKS dengan lama studi 0-14 semester.

    Untitled Document

    Program khusus ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkanstudinya ke jenjang strata satu (S-1) dan sebelumnya telah menyelesaikan studinya pada jenjang di bawahnya (D-2 atau D-3). Matakuliah yang pernah ditempuh pada jenjangD-2 dan D-3 dikonversi SKS dan nilainya pada jenjang S-1. Lama studi kurang lebih 3-4 semester

    • Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum
    • Organisasi Kurikulum

    Untitled Document

    Dengan memperhatikan Keputusan Menteri Pendidikan RI Nomor 232/U/2000 dan nomor 045/U/2002 yang menetapkan bahwa kurikulum perguruan tinggi berbasis kompetensi (KBK). Konsekwensi dari Kepmendiknas tersebut tentunya memberikan peluang yang lebih besar bagi perguruan tinggi (otonomi) untuk menentukan kebijakan dalam rangka meningkatkan kualitas dan efisiensi pendidikan agar dapat memenuhi tuntutan masyarakat, khususnya masyarakat pengguna lulusan (user, stakeholder) dalam membentuk peserta didik. Oleh karena itu kurikulum pada semua program studi di IKIP PGRI Madiun dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik, untuk mencapai kualitas yang berkesinambungan (continous improvement) dengan mengacu pada paradigma perguruan tinggi, yaitu : otonomi, peningkatan mutu dan organisasi yang sehat (akuntablitas).

    Dengan mempertimbangkan kondisi dan tantangan serta peluang dan berlandaskan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta untuk meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan nasional sesuai dengan kondisi dan kepentingan daerah yang beraneka ragam, maka pendekatan yang perlu dilakukan dalam mengembangkan KBK antara lain :

    1. Pengembangan KBK dasar berfungsi sebagai national platform dimana peserta didik di semua daerah yang beraneka ragam potensi

    kemampuan dan minat belajarnya mendapatkan kesempatan yang untuk mengakses pendidikan dan dunia kerja

    2. Penyusunan KBK didasarkan pada analisis kebutuhan (need asses-

    ment ), karena itu melibatkan warga masyarakat (stake holder,user)

    3. Pengembangan kurikulum berorientasi pada hasil dan dampaknya yang dirumuskan dalam bentuk kompetensi (utama, pendukung, khusus/lain)

    4. KBK merupakan kurikulum yang berangkat dari kompetensi yang diharapkan dapat dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan jenjang pendidikannya

    5. Orientasi dan tujuan KBK diarahkan pada mahasiswa agar cerdas kerja dan cerdas hidup secara IQ, EQ dan SQ.

    Berdasarkan Surat Kepmendiknas RI nomor 232/U/2000, setiap rumpun kompetensi dikelompokkan dalam unit-unit mata kuliah sebagai berikut :

    1. Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK), atau Learning to be yaitu meliputi mata kuliah yang relevan dengan tujuan pengayaan wawasan, pendalaman intensitas pemahaman dan penghayatan, dengan harapan mahasiswa dapat menjadi warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.

    2. Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan ( MKK ) atau learning to know yang meliputi matakuliah untuk memperkuat penguasaan dan memperluas wawasan kompetensi keahlian dalam berkarya di masyarakat sesuai dengan keunggulan kompetitif serta komparatif. MKK yang didasari leraning to know ini merupakan materi dominan atau materi dasar sesuai dengan karakteristik program studi yang bersangkutan

    3. Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKKB) atau Learning to do yaitu meliputi matakuliah yang bertujuan untuk memperkuat penguasaan dan memperluas wawasan kompetensi keahlian dalam berkarya di masyarakat sesuai dengan keunggulan kompetitif serta komparatif penyelenggaraan prodi ybs, serta diarahkan pada ketrampilan hubungan antara manusia, kemampuan untuk berinisiatif dan keberanian mengambil risiko.

    4. Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) yang juga didasarkan pada Learning to do Matakuliah ini merupakan kelompok bahan kajian yang bertujuan untuk membentuk sikap dan perilaku yang diperlukan seseorang dalam berkarya serta dapat menunjang kehidupan menurut tingkat keahlian berdasarkan dasar ilmu dan ketrampilan yang dikuasai

    5. Mata Kuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MKBB) yang masuk pilar learning to live together yang mengajarkan untuk saling menghargai, karena itu harus memahami kaidah (norma dan nilai) berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan kompetensi keahlian berkarya

    Selanjutnya sesuai dengan pasal 37 ayat 2 UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan nasional dan pasal 9 ayat 2 dan 3 Peraturan pemerintah RI No 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Dirjen DIKTI telah menyusun dan menerbitkan SK Dirjen Dikti Depdiknas No. 43/Dikti/Kep/2006 tanggal 2 Juni 2006 tentang Rambu-Rambu Pelaksanaan Kelompok Matakuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi dan Keputusan No. 44/Dikti/Kep/2006 tanggal 2 Juni 2006 tentang Rambu-Rambu pelaksanaan Kelompok Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat di Perguruan Tinggi

     

    Untitled Document

    Pada dasarnya kurikulum inti suatu program studi ditetapkan oleh kalangan perguruan tinggi bersama masyarakat profesi dan pengguna lulusan serta sekurang-kurangnya 40% dari jumlah SKS kurikulum program studi ybs.Kurikulum institusional adalah sejumlah bahan kajian yang disusun oleh program studi diluar bahan kajian kurikulum inti sebagai keutuhan kurikulum program studi.

    Penyusunan kurikulum institusional ini harus memperhatikan keadaan dan kebutuhan lingkungan serta ciri khas perguruan tinggi yang bersangkutan

    • Kompetensi Utama, merupakan pengetahuan, kemampuan dan sikap yang diperlukan untuk dapat melakukan tugas sebagai seorang profesional dibidangnya
    • Kompetensi pendukung merupakan seperangkat pengetahuan, kemampuan dan sikap yang perlu dimiliki seorang lulusan untuk mendukung pengembangan profesinya sebagai ahli dibidangnya
    • Kompetensi khusus/lain merupakan pengetahuan, kemampuan dan sikap yang lebih khusus untuk dikuasai agar dapat bekerja atau berwirausaha sesuai dengan minat dan ketrampilannya serta memiliki kecerdasan hidup
     

     
    • Sistem Kredit Semester
    • Satuan Kredit Semester (SKS)
    • Sistem Pelaksanaan Perkuliahan

    Untitled Document

    1. Sistem Kredit Semester (SKS) adalah

    Sistem penghargaan terhadap kegiatan akademik yang menggunakan satuan tahunan yang disebut semester.Dalam sistem ini beban tenaga pengajar (dosen) dan mahasiswa serta penyelenggaraan program lembaga pendidikan dinyatakan dalam kredit.

    2. Tujuan

    Tujuan umum penerapan sistem SKS adalah memberi kemungkinan lebih luas kepada mahasiswa untuk memilih program studi atau mata kuliah secara bervariasi dan fleksibel sehingga dapat mencapai profesi tertentu yang dituntut oleh pembangunan. Adapun tujuan khusus dari penerapan sistem ini adalah memberi kesempatan kepada mahasiswa yang cakap dan giat belajar untuk dapat menyelesaikan studi dalam waktu yang singkat sesuai dengan minat bakat dan kemampuan.

     

    Untitled Document

    Satuan Kredit Semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi kegiatan akademik mahasiswa yang meliputi besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha komulatif bagi suatu program tertentu maupun besarnya usaha untuk menyelenggarakan kegiatan akademik oleh staf pengajar (Dosen).

     

    Untitled Document

    Sistem Pelaksanaan Kuliah

    Kegiatan perkuliahan di IKIP PGRI Madiun untuk 1 (satu) semster terdiri atas kegiatan kuliah efektif 16 minggu dan kegiatan evaluasi hasil belajar mahasiswa 2 minggu. Perkuliahan diatur sesuai dengan kalender akademik melalui jadwal mata kuliah, UTS dan UAS

    Bentuk-bentuk perkuliahan :

    1). Perkuliahan dalam bentuk pertemuan

    Tiap matakuliah yang diasuh oleh setiap dosen frekwensinya berkisar antara 16 sampai dengan 18 kali pertemuan dengan diselingi Ujian Tengah Semester (UTS) pada paruh pertama (3 bulan) dari semester (6 bulan) yang berjalan dan pada akhir semester dilaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Waktu lamanya kuliah tergantung pada SKS matakuliah ybs. 1 SKS equivalen dengan 40 menit (jika 2 SKS berarti 2 X 40 menit = 80 menit).

    2). Perkuliahan dalam bentuk tugas.

    Di samping bentuk perkuliahan temu muka, terdapat bentuk perkuliahan tugas. Pelaksanaannya bisa inklusif dalam perkuliahan tatap muka, hanya perlu pengaturan waktu. Misalnya 1 SKS pertemuan 1 SKS tugas. Tugas dapat dilaksanakan pada jam kuliah ybs. atau dilaksanakan diluar jam kuliah. Tugas tersebut bisa bersifat terstruktur individu atau kelompok.

    3). Praktik/praktikum

    Perkuliahan yang bersifat praktek, diatur dan disesuaikan dengan matakuliah yang bersifat mementingkan ketrampilan proses, pengamatan, analisis, aplikasi, observasi (memadukan antara teori dan kegiatan senyatanya). Masing-masing prodi mempunyai daftar matakuliah praktik sendiri-sendiri, kecuali praktek pengalaman lapangan (PPL) yang berupa praktek mengajar disekolah (diatur oleh lembaga c.q unit PPL).

    Ketentuan perkuliahan :

    1). Bagi semua mahasiswa IKIP PGRI Madiun yang telah memenuhi persyaratan akademis dan administratif wajib mengikuti perkuliahan. Setiap mahasiswa harus memenuhi 75 % kehadiran. Bukti perkuliahan bagi mahasiswa adalah menandatangani daftar hadir sebagai bukti telah mengikuti perkuliahan untuk mata kuliah ybs. Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi persyaratan kehadiran (sebagai salah satu ketentuan) tidak berhak untuk mengikuti UTS/UAS. Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi syarat untuk mengikuti UTS/UAS atau persyaratan lain yang telah ditetapkan disarankan untuk mengambil cuti kuliah.

    2). Cuti kuliah adalah bentuk istirahat sementara yang diajukan oleh mahasiswa karena sesuatu hal untuk tidak mengikuti perkuliahan. Lama cuti kuliah adalah 2 semester berturut-turut.

     

     

    Untitled Document

    Bagi mahasiswa yang menginginkan pindah program studi harus memenuhi ketentuan sebagai berikut : a. Bagi mahasiswa baru pindah prodi dapat disetujui sebelum perkuliahan di mulai, dan prodi yang dituju harus sesuai dengan jurusan asal SLTA serta prodi tersebut masih memungkinkan untuk menerima pindahan. b. Bagi mahasiswa yang telah kuliah, diijinkan pindah prodi minimal telah menempuh 2 semester (1 thn) dan melampirkan Kartu Hasil Studi (KHS) untuk di konversi (pengakuan Matakuliah dan SKS yang sama) Pengajuan pindah prodi harus tertulis dan ditujukan kepada Rektor. Untuk mahasiswa baru harus diketahui oleh orang tua (wali), sedangkan bagi mahasiswa lama disamping harus diketahui orang tua (wali) juga harus diketahui oleh Kaprodi lama. Selanjutnya surat permohonan tersebut diserah kan ke BAU untuk ditindak lanjuti
     

     

    Untitled Document

    a. Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan (BAAK)

    BAAK adalah sebuah biro yang berkedudukan untuk membantu pimpinan di bidang administrasi akademik dan kemahasiswaan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor. Dalam pelaksanaan sehari-hari pembinaan di BAAK dilakukan oleh Pembantu Rektor I di bidang akademik serta Pembantu Rektor III di bidang kemahasiswaan.

    Adapun tugas dari BAAK adalah:

    • Memberikan pelayanan teknis dan administratif di bidang akademik dan kemahasiswaan.
    • Menghimpun data dari program studi tentang pelaksanaan kegiatan akademis tiap semester dan menyiapkan laporan ke kopertis dan Dirjen Dikti berupa EPSBED

    Unsur operasional tugas BAAK meliputi:

    • Bagian perencanaan,
    • Bagian akademik,
    • Bagian kemahasiswaan.

    b. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan

    UPT Perpustakaan berkedudukan sebagai pelaksana teknis di bidang perpustakaan yang berada di bawah dan bertanggungjawab langusung kepada Rektor. Dalam pelaksanaan sehari-hari pembinaan di UPT Perpustakaan dilakukan oleh Pembantu Rektor I.

    Adapun tugas dari UPT Perpustakaan adalah:

    • Menyelesaikan dan mengolah bahan pustaka,
    • Memberikan bahan pustaka,
    • Memelihara bahan pustaka,
    • Melakukan pelayanan referensi,
    • Melakukan urusan tata usaha perpustakaan.

    c. Unit Pelaksana Teknis Komputer

    UPT Komputer adalah penyelenggara ketrampilan komputer yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa IKIP PGRI Madiun. Sedangkan dalam pelaksanaannya diatur dengan jadwal menyesuaikan dengan Kurikulum masing-masing Program Studi dibawah koordinasi Pembantu Rektor I.

    d. Unit Praktek Kependidikan (UPK)

    Merupakan salah satu bagian pendukung pelaksanaan studi yang bertugas mengkoordir setiap mahasiswa yang akan melaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan/ Praktek Kependidikan.

     

    Pelaksanaan Praktek Mengajar dibagi menjadi dua tahap :

    1. Pembelajaran Mikro.

    Teknis Pelaksanaanya adalah :

    a) Jumlah mahasiswa dibagi dalam kelompok kecil (5 -10 mahasiswa) dan dibimbing oleh seorang Dosen.

    b) Pembelajaran mikro dilaksanakan baik secara teori perkuliahan) maupun praktek di luar jam perkuliahan.

    c) Frekuensi pembelajaran mikro adalah 8 kali pertemuan untuk setiap mahasiswa dengan durasi waktu 15 menit untuk satu pokok bahasan atau sub pokok bahasan.

    d) Mahasiswa yang tidak lulus atau tidak menempuh pembelajaran mikro tidak diperkenankan untuk mengikuti Praktek Kependidikan di sekolah-sekolah latihan.

    e) Bagi mahasiswa yang akan meningkatkan kemampuan profesional mengajarnya, dapat berlatih di Unit Praktek Kependidikan dengan cara mendaftarkan diri ke unit terkait.

    2. Praktek Pengalaman Lapangan.

    Teknis Pelaksanaannya adalah :

    • Mahasiswa telah mengikuti pembelajaran mikro dan dinyatakan lulus.
    • Penempatan praktek kependidikan di sekolah-sekolah latihan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran mikro.
    • Mahasiswa yang melaksanakan PPL di sekolah dibimbing oleh satu dosen pembimbing.
    • Sebelum terjun ke sekolah-sekolah, mahasiswa terlebih dulu diberi pembekalan tentang persiapan melaksanakan PPL di sekolah.
    • Selama melaksanakan PPL, mahasiswa wajib hadir dan selalu berkonsultasi dengan guru pamong dan dosen pembimbing.
    • Selama melaksanakan PPL, mahasiswa harus taat pada aturan sekolah tempat ia melaksanakan praktek kependidikan.
    • Selama PPL, mahasiswa wajib memakai seragam atas putih bawah hitam dan memakai jaket almamater serta bersepatu.
    • Ketentuan lain diatus dalam Buku Pedoman Praktek Kependidikan.
     



    Untitled Document
    PMB
    sia
    sim
    beasiswa
    perpus
    alumni
    lowker
     
    Copyright © 2010 IKIP PGRI MADIUN All Rights Reserved. :: Powered by MEFACOLE