|
Untitled Document
|
| |
|
| |
Untitled Document
|
|
|
 |
Untitled Document
SEJARAH IKIP PGRI MADIUN
A. Masa Rintisan
Berdirinya IKIP PGRI MADIUN tidak lepas dari sejarah
perguruan tinggi di Madiun. Pada tahun 1960-an, IKIP BNegeri Malang membuka cabang di Madiun yang dikenal
dengan nama IKIP Negeri Malang Cabang Madiun. IKIP Negeri
Malang Cabang Madiun ini berkembang cukup baik, namun karena
ada sesuatu hal pada tahun 1968 ditutup. Para dosennya ada yang
kembali ke Malang dan ada yang memilih tetap di Madiun.
Para dosen IKIP Negeri Malang yang tetap di Madiun berinisiatif
untuk mendirikan perguruan tinggi di Madiun, yaitu Drs. Mudjiono dan
Drs. R. Soekarman. Guna mewujudkannya, beliau berdua melakukan
sosialisasi dan pendekatan-pendekatan kepada tokoh-tokoh
masyarakat dan pejabat-pejabat pemerintah daerah. Gayung
bersambut, masyarakat memberi respon yang positif, begitu juga
halnya dengan Pemerintah Kotamadya Madiun. Agar lebih efektif
pembentukan perguruan tinggi tersebut, maka dibentuk sebuah
yayasan yang menaunginya atau sebagai payungnya. Pada tahun
1969 para inisiator berhasil mendirikan yayasan yang dinamai
YAPPERTIM (Yayasan Pembina Perguruan Tinggi Madiun). Para
inisiator yang membentuk YAPPERTIM yaitu :
1. Drs. Mujiono (Mantan Dosen IKIP Negeri Malang Cabang Madiun)
2. Drs. R. Soekarman (Mantan Dekan Koordinator IKIP Negeri
Malang Cabang Madiun)
3. Drs. Imam Sunarji (Walikota Madiun)
4. Muhammad Dimyati
5. Mayor Sutoyo (Mantan Kasdim Madiun)
Setelah yayasan terbentuk, selanjutnya para inisiator mendirikan IKIP
Daerah Madiun pada tahun 1969 dan dikendalikan secara kolektif.
IKIP Daerah Madiun pada tahun pertama berhasil membuka 3
program studi yaitu : Pendidikan Umum (PU), Bahasa Indonesia dan
Ilmu Pasti. Jumlah mahasiswa untuk tahun pertama ada 76
mahasiswa yang berasal dari Madiun maupun di luar Madiun. Dalam
pelaksanaan kuliah menggunakan sekolah-sekolah di Kotamadya
Madiun dan perkuliahannya dilakukan pada sore hari. Hal itu
dilakukan karena IKIP Daerah belum mempunyai gedung dan
sarananyapun masih terbatas. Sehingga tempat perkuliahannya
berpindah-pindah tergantung pihak sekolah yang mau diajak
kerjasama. Sekolah yang pertama kali digunakan yaitu SMP Negeri 6
kemudian berpindah di SMA Negeri 3 yang sekarang dipakai oleh
SMP Negeri 2, Gedung perpustakaan daerah yang
sekarang menjadi Plaza Sri Ratu.
Masalah lain yang dihadapi IKIP Daerah Madiun, yaitu:
terbatasnya dana pengembangan, kekurangan tenaga
pengajar maupun administrasi, belum memiliki gedung
perkuliahan yang memadai, dan belum mendapatkan status
yang jelas. Berkat kerja keras dan kekompakkan para pengelola
dan bantuan pemerintah daerah serta sekolah-sekolah, IKIP
Daerah Madiun dapat bertahan.
Sebagai suatu perguruan tinggi, status merupakan hal
yang harus dimiliki sebagai simbul legalitas akan kewenangankewenangan,
hak dan kewajibannya sehingga masyarakat
memberi kepercayaan terhadap lembaga tersebut. Hal tersebut
sejalan dengan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia yang
menyatakan, bahwa perguruan tinggi swasta yang sudah
memiliki status terdaftar diperbolehkan mengadakan ujian
sendiri. Untuk itu YAPPERTIM berjuang untuk mendapat status.
Perjuangan untuk mendapatkan status, IKIP Daerah Madiun
mengintegrasikan diri dengan IKIP Sarmidi Mangunsarkoro
yang berpusat di Malang dan namanya berganti menjadi IKIP
Sarmidi Mangunsarkoro (tahun 1974) dan sebagai
pimpinannya:
Rektor I : Drs. Mujiono
Rektor II : R. Soekarman
Rektor III : Drs. Soeparno
Usaha IKIP Sarmidi Mangunsarkoro belum menghasilkan
status yang diharapkan dan selanjutnya IKIP Daerah Madiun
menginduk ke IKIP Negeri Surabaya, terutama dalam
pelaksanaan ujian negara.
Pada tahun 1975 IKIP Sarmidi Mangunsarkoro di Madiun
oleh YAPPERTIM diserahkan kepada Pengurus Daerah VIII
PGRI Jawa Timur dan dibina oleh Yayasan Pembina Pendidikan
Penguruan Tinggi Daerah VIII PGRI Jawa Timur. Nama IKIP
Sarmidi Mangunsarkoro di Madiun mulai tanggal 5 Juni 1975
diubah dan diberi nama IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun.
Tanggal perubahan dan penetapan nama tersebut di atas oleh
pengelola IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun ditetapkan sebagai
hari Dies Natalis IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun. Berkat
perjuangan Pengurus Daerah VIII PGRI Jawa Timur, dengan
Surat Kopertis Wilayah VII tanggal 17 Mei 1976 No. 85/I/1976,
mulai tanggal 17 Mei 1976 IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun
mendapat Status Terdaftar.
Pimpinan IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun sebagai
berikut :
1. Dekan Koordinator : Drs. Soeparno
2. Pembantu Dekan Koordinator I : Saiman, BA
3. Pembantu Dekan Koordinator II : Soesilo Soedharman, BA
4. Pembantu Dekan Koordinator III : DA. Hutahean, BA
Dengan status terdaftar, IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun
semakin mendapat perhatian dan kepercayaan masyarakat Madiun
dan sekitarnya. Ditunjukkan dari dibukanya jurusan baru dan animo
masyarakat yang semakin meningkat. Jurusan yang dimiliki menjadi 5,
yaitu : Pendidikan Umum, Pendidikan Bahasa Indonesia, Ilmu Pasti,
Sejarah dan Seni Rupa. Selain itu IKIP PGRI Madiun membuka kelas di
beberapa tempat di luar Kota Madiun, yaitu : Maospati Magetan untuk
Jurusan Seni Rupa, Karangjati dan Nguter Ngawi untuk Jurusan
Pendidikan Sejarah, Caruban Mejayan Madiun untuk Jurusan
Pendidikan Umum (PU) dan Jurusan Bahasa Indonesia.
IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun belum memiliki sumber daya
yang lengkap. Fakultas-fakultas masih dirangkap oleh pimpinan pusat.
Dalam kegiatannya dikoordinir oleh dekan koordinator yang setara
dengan rektor untuk sekarang. Tenaga pengajarnya diambil dari
sebagian mantan dosen IKIP Negeri Malang Cabang Madiun dan
kekurangannya mengambil dari guru – guru SMA yang berstatus PNS
yang memiliki ijasah sarjana muda, sehingga banyak guru – guru dari
SMA Negeri 3 yang menjadi dosen di IKIP daerah di Madiun,
sedangkan karyawan juga masih sangat sedikit jumlahnya yang
disebabkan karena keurangan finansial sehingga tidak mampu untuk
menggaji secara penuh. Kondisi tersebut mampu diatasi secara
perlahan – lahan dengan mendapat bantuan dana dari para donatur
maupun dari pemerintah daerah, selain itu juga mencari pinjaman uang
sebagai modal dalam pengembangannya, seperti membeli tanah dan
membangun gedung perkuliahan yang pertama, yang sekarang
menjadi kampus 1 IKIP PGRI Madiun jalan Setiiabudi 85 (gedung
sayap Timur Kampus 1 IKIP PGRI Madiun). Pada waktu itu hanya
mampu membangun 1 ruang pertemuan, 4 ruang kelas dan 2 kamar
mandi.
Drs. Soeparno sebagai Dekan Koordinator IKIP PGRI Jawa
Timur di Madiun pada bulan Juni 1983 meninggal dunia. Untuk mengisi
jabatan dekan koordinator dilakukan musyawarah dan hasilnya terpilih
Drs. J. Soetjarjo (Ketua Jurusan Ekonomi). Selain alasan kompetensi,
Drs. J. Soetjarjo merupakan pejabat yang sudah memiliki
gelar kesarjanaan strata satu. Drs. J. Soetjarjo menjabat
dekan koordinator mulai Juni 1983 sampai dengan 31
Agustus 1985
Keberadaan IKIP PGRI Jawa Timur di
Madiun tidak dapat berlangsung lama,
sebab pada tahun 1985 ada perubahan
kebijakan dari pemerintah, bahwa setiap
perguruan tinggi swasta harus memiliki
yayasan sendiri – sendiri, sehingga daerahdaerah
di Jawa timur seperti Nganjuk, kediri, Blitar,
Surabaya, Tuban, Jember,
Banyuwangi, Situbondo. Banyak yang mendirikan yayasan
sendiri termasuk IKIP daerah di Madiun menjadi YPLP PT yaitu
Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi. YPLP PT
PGRI Kodya Madiun kelegalannya dituangkan dalam Akta Notaris R.N.
Sinulingga, S.H. pada tanggal 13 Mei 1985 No 103 dan bertanggung
jawab langsung kepada Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI
Pusat di Jakarta.
B. Masa Perkembangan
IKIP PGRI Jawa Timur di Madiun berubah menjadi IKIP PGRI
Madiun dan perkembangannya dapat dijelaskan dalam periodisasi
kepemimpinan rektor. Rektor-rektor yang dimaksud adalah :
1. Drs. J. Soetjarjo, M.Pd. (1985-1999)
Pada masa Drs. J. Soetjatjo, M.Pd. dengan para Pembantu
Rektor Saiman, Soesilo Soedharman, dan DA. Hutahean, IKIP
PGRI Madiun mengalami kemajuan-kemajuan, diantaranya : 1).
Pembangunan sarana dan prasarana. 2). Pembangunan fakultas
waktu untuk seluruh program, baik sarjana muda, strata satu
maupun diploma 4). Makin banyak mahasiswa dan alumni yang
diterima sebagai pegawai negeri.
Dengan semakin banyaknya mahasiswa, IKIP PGRI Madiun
mendapat dana untuk pembelian aset yang berupa tanah dan
membangun gedung perkantoran dan sarana-prasarana lainnya.
Kuliah yang pada mulanya masih tersebar diberbagai tempat
kemudian dapat dijadikan satu di kampus jalan Setiabudi No. 85
dan SDN Kanigoro. Gedung kampus dapat dibangun tiga lantai
(kampus 1 sekarang, bagian Selatan, Timur, dan Barat menjadi 3
lantai. Sedangkan bagian Utara 2 lantai)
Jurusan-jurusan agar memenuhi standar yang berlaku,
Rektor Drs. J. Soetjarjo, M.Pd. mendorong dan memfasilitasi
peningkatan statusnya dan mengharmonikan nama jurusan
dengan ketentuan yang berlaku. Pada akhir tahun 1980-an dan
awal tahun 1990-an status jurusan-jurusan sebagai berikut :
1. FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan)
a. KTP : Terdaftar
b. PPB : Terdaftar
2. FPBS (Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni)
a. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia : Diakui
b. Pendidikan Bahasa Inggris : Terdaftar
3. FPIPS (Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial)
a. Pendidikan Sejarah : Diakui
b. PDU / Ekkop : Diakui
c. Pendidikan PMP : Terdaftar
d. Pendidikan Geografi : Terdaftar
4. FMIPA ( Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam )
a. Pendidikan Matematika : Diakui
b. Pendidikan Biologi : Terdaftar
c. Pendidikan Fisika : Terdaftar
5. FPTK (Fakultas Pendidikan Teknik Kejuruan)
a. Pendidikan Teknik Elektro : Terdaftar
b. Pendidikan Teknik Bangunan : Terdaftar
Pada tahun 1991 jurusan mengalami penataan dan
penghapusan. Jurusan yang dihapus yaitu KTP.
Seiring dengan adanya perubahan yang sangat
fundamental dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia yang
disebabkan oleh perkembangan Ipteks serta perubahan
ekspektasi masyarakat terhadap peranan perguruan tinggi dalam
merintis masa depan bangsa dan negara, maka perguruan tinggi
dituntut untuk mampu membuktikan mutu yang tinggi yang
didukung oleh akuntabilitas yang baik. Oleh karena itu pada
tahun 1994 pemerintah dalam hal ini Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan melancarkan program akreditasi perguruan tinggi
secara nasional yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi
Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sebagai perwujudan dari
program BAN-PT ini, maka pada tahun 1996 IKIP PGRI Madiun
mengirim Drs. V. Teguh Suharto dan Drs. Muhammad Hanif
mengikuti sosialisasi dan pelatihan penyusunan Borang
Akreditasi di Surabaya yang diselenggarakan Kopertis Wilayah
VII Jawa Timur dan BAN-PT Depdikbud. Drs. V. Teguh Suharto
dan Drs. Muhammad Hanif kemudian membuat, mengembangkan, mensosialisasikan program tersebut kepada
fungsionaris.
Tahun 1997 borang akreditasi dari jurusan-jurusan sudah
selesai kemudian diserahkan ke BAN-PT. Berkas borang
akreditasi pertama kali langsung diantar ke kantor BAN-PT oleh
Drs. H. Saiman, MM (Pembantu Rektor 1) dan Drs. Muhammad
Hanif. Setelah divisitasi, hasilnya sebagai berikut :
1. Bimbingan&Konseling, terakreditasi C
2. P. Ekonomi Koperasi, terakreditasi C.
3. P. Akuntansi, terakreditasi C
4. P. Pancasila&Kn, terakreditasi C
5. P. Sejarah, terakreditasi C
6. P. Bahasa&Sastra Indonesia, terakreditasi C.
7. P. Bahasa Inggris, terakreditasi C
8. P. Matematika, terakreditasi C
9. P. Fisika, tidak terakreditasi D
10. P. Biologi, terakreditasi C
11. P. Teknik Elektro, tidak terakreditasi D
IKIP PGRI Madiun di bawah kepemimpinan Drs. J.
Soetjarjo selain mengalami kemajuan sebagaimana dijelaskan
di atas, juga mengalami mengalami penurunan. Pada tahun
1992/1993 sampai dengan 1995/1996 mahasiswa yang
mendaftar berkurang, bahkan ada beberapa jurusan yang tidak
ada peminatnya sehingga ditutup. Jurusan-jurusan tersebut
yaitu PU, KTP, Pendidikan Geografi, dan Pendidikan Teknik
Bangunan.
2. Drs. H. Saiman, MM. (1999- 2006)
a. Periode I (1999-2003)
Periode ini dapat dikatakan sebagai masa transisi. Drs. H.
Saiman, MM melakukan kebijakan secara menyeluruh, baik
internal maupun eksternal. Keberhasilan nampak dari
jumlah mahasiswa yang terus mengalami peningkatan,
kondisi internal kondusif dan terkendali. Program studiprogram
studi dimotivasi dan difasilitasi meraih nilai
akreditasi yang lebih baik dan hasilnya cukup
menggembirakan. Sebagian besar prodi nilai akreditasinya
mengalami kenaikan.
b. Periode II (2003-2006)
Pada periode kedua, Drs. H. Saiman, MM melanjutkan
program pada masalah akademik maupun non akademik.
Kegiatan akademik semakin terprogram dan dilaksanakan
dengan baik. Akreditasi program studi semakin meningkat
raihannya dibanding pada periode awal kepemimpinannya,
yaitu:
1. Bimbingan&Konseling, terakreditasi B
2. P. Ekonomi Koperasi, terakreditasi B.
3. P. Akuntansi, terakreditasi B
4. P. Pancasila&Kn, terakreditasi B
5. P. Sejarah, terakreditasi B
6. P. Bahasa dan Sastra Indonesia, terakreditasi B.
7. P. Bahasa Inggris, terakreditasi B
8. P. Matematika, terakreditasi B
9. P. Fisika, terakreditasi C
10. P. Biologi, terakreditasi B
11. P. Teknik Elektro, terakreditasi C
Citra IKIP PGRI Madiun sebagai perguruan tinggi yang sehat
dan berkualitas semakin baik sehingga masyarakat menaruh
kepercayaan. Hal itu nampak dari jumlah mahasiswa dari
tahun ke tahun mengalami peningkatan. Peningkatan jumlah
mahasiswa tersebut berbanding lurus juga dengan
kesejahteraan terhadap dosen dan karyawan. Ada beberapa
program yang dilaksanakan berkaitan dengan peningkatan
kesejahteraan dosen dan karyawan yang nampak dari
peningkatan gaji pokok, tunjangan dan juga adanya tambahan
lainnya. Hal itu dilakukan agar pegawai nyaman dan betah
untuk bekerja dan produktif.
3. Dr. Parji, M.Pd. (2006-sekarang)
Drs. Parji, M.Pd. menjabat rektor selama dua periode, yaitu:
a. Periode I (2006-2010)
Drs. Parji, M.Pd. terpilih sebagai rektor secara demokratis dan
transparan. Dalam periode ini Drs. Parji, M.Pd. dibantu oleh :
Pembantu Rektor 1 Drs. H. Satrijo Budi Wibowo, MM.
Pembantu Rektor 2 Drs. Nurhadji Nugraha, S.Pd. MM. dan
Pembantu Rektor III Drs. Muhammad Hanif, MM. menjalan
program 5 K, yaitu:
1. Kesehatan organisasi dan manajemen.
2. Kualitas lulusan dan peningkatan jumlah mahasiswa.
3. Kesejahteraan warga kampus (dosen, mahasiswa, dan
karyawan)
4. Kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian pada
masyarakat, dan publikasi ilmiah.
5. Kemitraan yang sehat.
Keberhasilan yang diraih IKIP PGRI MADIUN periode ini:
1. Peningkatan jumlah mahasiswa yang signifikan.
2. Peningkatan kesejahteraan yang signifikan.
3. Peningkatan perolehan hibah kompetisi di tingkat regional
dan nasional.
4. Penghargaan dari pemangku kepentingan: empat kali
berturut-turut meraih penghargaan sebagai Kampus
Unggul di Kopertis Wilayah VII).
5. Meningkatnya citra publik
6. Bertambah sarana-prasarana yang lebih memadai seperti;
Kampus II, Graha Cendekia/Auditorium, Laboratoriumlaboratorium
baru, dll.
Selain raihan di atas IKIP PGRI MADIUN mendapatkan ijin
untuk program studi PGSD.
b. Periode II (2010-2013)
Dr. Parji, M.Pd. terpilih kembali sebagai rektor secara
aklamasi pada sidang Senat IKIP PGRI Madiun. Pada periode
kedua, Parji yang baru saja menyelesaikan studi S3-nya
dibantu oleh Drs. Muhammad Hanif, MM, M.Pd. (Wakil Rektor
1), Drs. R. Bekti Kiswardianto, M.Pd. (Wakil Rektor 2), dan
Drs. Nurhadji Nugraha, S.Pd., MM. (Wakil Rektor 3).
Programnya lebih mengarah pada peningkatan kualitas,
kuantitas, dan kapasistas dari 5 K dengan mengacu pada 3C
(concern, comitment, continous) dan dilakukan dengan iklas,
tawakal, dan sabar. Program-program tersebut diantaranya:
1. Menyempurnakan SIA, keuangan, ketenagaan dan
perpustakaan.
2. Meningkatkan gaji pokok dan tunjangan dosen dan
mahasiswa.
3. Meningkatkan studi lanjut S3.
4. Meningkatkan kenaikan jabatan fungsional/ akademik.
5. Meningkatkan kegiatan ilmiah dan pengabdian pada
masyarakat.
6. Membuka prodi baru (S1 dan S2)
7. Menyiapkan PPG untuk seluruh prodi.
8. Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan dan
pembelajaran.
9. Menciptakan atmosfir akademik yang lebih kondusif, dll.
Berkat prestasi-prestasi yang diraihnya dan fasilitas yang
memadai, biaya terjangkau, kualitas terjaga, tempat yang
strategis, serta sistem penjaminan mutu yang berkulitas IKIP
PGRI MADIUN menjadi perguruan ternama di tingkat
nasional, menjadi perguruan tinggi pilihan, dan siap bersaing.
Untitled Document
VISI, MISI dan TUJUAN
Visi :
menjadi pusat pengembangan pendidikan yang unggul dan menghasilkan lulusan yang cerdas, kompetitif, dan bermartabat.
Misi :
(1) Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang berorientasi pada kemandirian mahasiswa dalam mengembangkan potensinya.
(2) Menyelenggarakan penelitian untuk meningkatkan penguasaan dasar-dasar penelitian dan keterampilan di bidang pendidikan
(3) Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
(4) Mengembangkan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
(5) Melakukan penataan manajemen yang berorientasi pada tata kelola yang sehat dan dinamis.
(6) Menjalin kerja sama dengan pihak lain yang saling menguntungkan.
Tujuan :
(1) Menghasilkan lulusan yang cerdas dan bermartabat serta memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial.
(2) Menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan ipteks.
(3) Menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat yang bermutu dalam rangka memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional.
(4) Menghasilkan situasi dan kondisi kerja yang terencana, terorganisir, produktif, efektif, efesien, dan terpercaya untuk menjamin keberlanjutan institut.
(5) Menghasilkan sistem manajemen yang transparan dan akuntabel.
(6) Menghasilkan kerjasama dengan pihak lain yang produktif dan saling menguntungkan.
Untitled Document
KOMPETENSI LULUSAN
(1) Kompetensi Utama lulusan IKIP PGRI MADIUN adalah:
a) Memiliki dasar-dasar keilmuan dan/atau profesi yang mantap sebagai bahan pembelajaran.
b) Memiliki kemampuan untuk memahami peserta didik dan prinsip-prinsip dasar kependidikan.
c) Memiliki penguasaan teori dan keterampilan didaktik.
d) Memiliki kemampuan memperagakan kerja keguruan.
e) Memiliki sikap, nilai, dan kecenderungan kepribadian yang menunjang pelaksanaan tugas-tugas lain dalam rangka pelaksanaan profesi keguruan.
(2) Kompetensi Pendukung lulusan IKIP PGRI MADIUN adalah:
a) Memiliki kemampuan meneliti masalah-masalah pendidikan.
b) Memiliki kemampuan dalam mengatasi dan mengkomunikasikan secara lisan dan tertulis masalah-masalah kekinian dengan perspektif pendidikan.
(3) Kompetensi Lain lulusan IKIP PGRI MADIUN adalah memiliki kemandirian dan memiliki budaya kewirausahaan.
Untitled Document
TUGAS dan FUNGSI
Tugas dan fungsi IKIP PGRI adalah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu :
- Pendidikan dan pengajaran
- Penelitian
- Pengabdian pada masyarakat
- Pengembangan diri dan tujuan-tujuan positif
Untitled Document
SUSUNAN STRUKTUR ORGANISASI IKIP PGRI MADIUN
Struktur organisasi IKIP PGRI Madiun didasarkan pada kebijakan pemerintah sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang pendidikan tinggi. Adapun strukturnya sebagai berikut
1. Dewan Penyantun
Dewan penyantun merupakan forum yang terdiri atas tokoh-tokoh masyarakat yang menaruh perhatian pada bidang pendidikan dan pembangunan dan diadakan untuk ikut mengasuh dan membantu penyelenggaraan aktivitas IKIP PGRI Madiun.
Ketentuan pengangkatan dewan penyantun sebagai berikut :
- Diangkat oleh Rektor IKIP PGRI Madiun.
- Dipilih oleh dan diantara para anggota dewan penyantun.
2. Senat IKIP PGRI Madiun
Senat IKIP PGRI Madiun merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi IKIP PGRI Madiun dengan tugas pokok :
- Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan IKIP PGRI Madiun
- Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika.
- Merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan pendidikan tinggi.
- Memberikan persetujuan atas Rencana Anggran Pendapatan dan Belanja IKIP PGRI Madiun yang diajukan oleh Rektor.
- Menilai pertanggungjawaban Rektor atas pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan.
- Merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan pada IKIP PGRI Madiun.
- Memberikan pertimbangan kepada Perkumpulan berkenaan dengan calon-calon yang diusulkan untuk diangkat menjadi Rektor dan dosen yang memangku jabatan akademik.
- Menegakkan norma-norma yang berlaku bagi sivitas akademika
- Mengukuhkan pemberian gelar doktor kehormatan IKIP PGRI Madiun yang memenuhi persyaratan
3. Unsur Pimpinan
- Pimpinan IKIP PGRI Madiun adalah sebagai penanggung jawab utama pada semua kegiatan yang ada baik administrasi maupun akademik.
- Pimpinan IKIP PGRI Madiun bertugas melakukan arahan dan kebijaksanaan umum, menetapkan norma dan tolok ukur penyelenggaraan atas dasart Keputusan Senat IKIP PGRI Madiun serta statuta yang berlaku.
- Unsur Pimpinan terdiri dari :
Rektor , Wakil Rektor I, Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III
4. Unsur Pelaksana Akademik
Unsur pelaksana akademik merupakan unsur pelaksana sebagian tugas pokok dan fungsi IKIP PGRI Madiun dalam tridharma perguruan tinggi yang berada di bawah Rektor. Unsur pelaksana akademik tersebut :
a. Fakultas terdiri dari :
- Dekan
- Pembantu Dekan
- Ketua Program Studi
- Sekretaris Program Studi
- Ketua Laboratorium/Studio
b. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)
5. Unsur Pelaksana Administrasi
Penyelenggaraan administrasi dilaksanakan oleh kepala bagian yaitu unsur pelaksana administrasi yang diangkat dan bertanggungjawab kepada Rektor dalam penyelenggaraan teknis dan administrasi yang meliputi :
- Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK)
- Bagian Administrasi Umum.
- Bagian Keuangan
- Bagian Kepegawaian.
6. Unsur Penunjang Akademik
- UPT Perpustakaan
- UPT Praktik Kependidikan ( UPT PK )
- UPT Komputer
- UPT Laboratorium
- UPT Koperasi
- UPT Media Kampus
Untitled Document
Pimpinan Yayasan PPLP PT. PGRI MADIUN
| Ketua |
: |
Drs. H. Imam Sujudi |
| Wakil Ketua |
: |
Drs. H. Saiman, MM . |
| Sekretaris |
: |
Drs. Soesilo Soedharman, MM. |
| Bendahara |
: |
Drs. Soenarjo, MM. |
| Anggota |
: |
Yatiman, M.Pd. |
Untitled Document
DAFTAR NAMA KETUA PROGRAM STUDI DAN SEKRETARIS PROGRAM STUDI IKIP PGRI MADIUN MASA BAKTI TAHUN 2011 – 2015
No |
Jabatan Struktural |
Nama Pejabat |
01 |
Rektor IKIP PGRI MADIUN |
Dr. H. Parji, M.Pd |
02 |
Wakil Rektor I |
Drs. Muhammad Hanif, MM, M.Pd |
03 |
Wakil Rektor II |
Drs. R. Bekti Kiswardianto, M.Pd |
04 |
Wakil Rektor III |
Drs. Nurhadji Nugraha, S.Pd, MM. |
05 |
Ketua Program Studi Bimbingan Konseling |
Dahlia Novarianing Asri, S.Psi, M.Si. |
06 |
Ketua Program Studi Pend. Guru Sekolah Dasar |
Drs. Ibadullah Malawi, M.Pd. |
07 |
Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah |
Debi Setiawati, S.Pd., M.Pd. |
08 |
Ketua Program Studi Pend. Pancasila dan Kewarganegaraan |
Indriyana Dwi Mustikarani., S.H., M.H. |
09 |
Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi |
Elva Nuraina, S.E,. M.Si. |
10 |
Ketua Program Studi Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia |
Drs. Agus Budi Santoso, M.Pd. |
11 |
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Ingris |
Nuri Ati Ningsih, S.Pd., M.Pd. |
12 |
Ketua Program Studi Pendidikan Matematika |
Drs. Sanusi, M.Pd. |
13 |
Ketua Program Studi Pendidikan Fisika |
Tantri Mayasari, S.Pd. M.Pd. |
14 |
Ketua Program Studi Pendidikan Biologi |
Sri Utami, S.Pd, M.Pd. |
15 |
Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Elektro |
Agus Hari Wibowo, S.T. |
16 |
Sekretaris Program Studi Bimbingan Konseling |
Tyas Martika Anggriana., S.Psi., M.Pd. |
17 |
Sekretaris Program Studi Pend. Guru Sekolah Dasar |
Dewi Tryanasari,S.Pd.M.Pd. |
18 |
Sekretaris Program Studi Pendidikan Sejarah |
Yudi Hartono, M.Pd. |
19 |
Sekretaris Program Studi Pend. Pancasila dan Kewarganegaraan |
Siska Diana Sari, S.H., M.H. |
20 |
Sekretaris Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi |
Dra. Sudarmiani, M.Pd. |
21 |
Sekretaris Program Studi Pendidikan Akuntansi |
Anggita Langgeng, S.E., Ak. |
22 |
Sekretaris Program Studi Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia |
Panji Kuncoro H adi , S.S., M.Pd. |
23 |
Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Ingris |
Arri Kurniawan, S.S., M.Pd. |
24 |
Sekretaris Program Studi Pendidikan Matematika |
Ika Krisdiana, S.Si., M.Pd. |
25 |
Sekretaris Program Studi Pendidikan Fisika |
Jeffry Handika, S.Si, M.Pd. |
26 |
Sekretaris Program Studi Pendidikan Biologi |
Joko Widiyanto, S.Pd, M.Pd. |
DAFTAR NAMA PEJABAT UNSUR PELAKSANA ADMINISTRASI DAN UNSUR PENUNJANG IKIP PGRI MADIUN MASA BAKTI 2011 -2015
No |
Jabatan Struktural |
Nama Pejabat |
1 |
Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu |
Drs. Sardulo Gembong, M.Pd. |
2 |
Kepala Monitoring dan Evaluasi Internal |
Drs. Priyo Sularso, M.H. |
3 |
Kepala Bagian Personalia |
Drs. H.Ibnu Mahmudi, MM. |
4 |
Kepala Bagian Keuangan |
Drs. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd. |
5 |
Kepala LPPM |
Dr. H.Satrijo Budi Wibowo, MM. |
6 |
Kepala Bagian Administrasi Umum |
Drs. Imam Juariyanto, S.Kom. |
7 |
Kepala BAAK |
Teguh Dwi Priyanto, S.Kom |
8 |
Kepala Perpustakaan |
Nurjanah, S.Pd. |
9 |
Kepala Unit Praktek Kependidikan |
Drs. Teguh Suharto, M.Pd. |
10 |
Ketua Jurnal Pendidikan |
Drs. Soebijantoro, MM, M.Pd. |
11 |
Kepala UPT Komputer |
Prabakti Endramawan, S.Pd. |
12 |
Kepala Unit Pendidikan Dan Pengembangan Kewirausahaan |
Drs. Isharijadi, M.Pd. |
13 |
Kepala Laboratorium Pengembangan Bahasa |
Lulus Irawati, S.S., M.Pd. |
14 |
Wakil Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu |
Dra. CA. Sabekti, M.M. |
15 |
Wakil Kepala Monitoring dan Evaluasi Internal |
Dra. Oerip Pudjiati, M.M. |
16 |
Wakil Kepala Bagian Personalia |
Ninik Srijani, S.Pd. |
17 |
Wakil Kepala Bagian Keuangan |
Marheny Lukitasari, S.P. S.Pd., M.Pd. |
18 |
Wakil Kepala Bagian Administrasi Umum |
Irawati, S.Pd. |
19 |
Wakil Kepala BAAK |
Choirul Wachid |
20 |
Wakil Kepala Perpustakaan |
Anton |
21 |
Wakil Kepala UPT Komputer |
Nanang Junaidi, S.Kom. |
22 |
Sekretaris Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu |
Erawan Kurniadi, S.Si, M.Pd. |
23 |
Sekretaris Monitoring dan Evaluasi Internal |
Erlik Widiyaningtyati, S.Pd.,M.Pd. |
24 |
Sekretaris LPPM |
Fida Chasanatun, S.Pd., M.Pd. |
25 |
Sekretaris Unit Praktek Kependidikan |
Ellis Mursina Mursidik, S.Pd., M.Pd. |
26 |
Sekretaris Unit Pendidikan Dan Pengembangan Kewirausahaan |
Nasrul Rofiah Hidajati,ST,M.Pd. |
27 |
Sekretaris Lab. Pengembangan Bahasa |
Aris Wuryantoro, S.S., M.Hum., |
28 |
Asisten Wakil Rektor I |
Drs. Dwi Setiyadi, MM. |
29 |
Asisten Wakil Rektor III |
Dra, Sudarmiani, M.Pd. |
Untitled Document
FASILITAS KAMPUS
- Ruang kuliah yang nyaman ntuk belajar (Kampus A, B, dan C).
- Perpustakaan dengan koleksi referensi dan literatur mutakhir dan lengkap.
- Sistem Teknologi Informasi terbaru dan representatif.
- Laboratorium lengkap dan representatif.
- Sarana Olah Raga.
- Sarana Musik/kesenian
- Jurnal Ilmiah
- Beasiswa dari Pemerintah, Swasta dan PPLP PT. PGRI
- Area Hotspot
- Sistem Akademik On-Line
- Auditorium (Graha Cendekia)
- Saran Pendidikan dan pengembangan usaha
|
|
|
|
|
|